Brutuholic

Aku suka makan brutu ayam…walopun bukan yang paling aku sukai..itu pun hanya sesekali waktu aja aku makannya. Kalo keseringan ya eneg juga kok..hehehe…
Walopun ada mitos bahwa kebanyakan makan brutu bikin orang jadi pelupa aku sih cuek aja..aku makan brutunya juga gak kebanyakan kok..paling satu-dua aja..hahaha…
Emang sih, berasa kok kalo di brutu ayam itu ada kandungan lemak yang kayaknya lemak padat gitu deh..tp karena saking ahlinya makan brutu, aku bisa pisahin kok lemak jenuhnya dengan bagian lain yang bisa kumakan..hehehe…jadi lemaknya itu pasti aku buang.
Jadi inget masa kuliah dulu, kampus dan kosku di kawasan paingan, Yogyakarta, tepatnya Kampus III Sadhar. Nah ada warung angkringan langganan mahasiswa di sana, yaitu angkringan agung di pomahan..jualan satelit lho…alias sate silit alias satu brutu…digoreng tepung trus ditusukin jadilah sate brutu yang yummy banget. Satu tusuknya cuma gopek….aduh jadi ngiler nih pengen makan tuh sate..aku belum menemukan sate brutu di tempat lain soalnya…

“Brutu ayam relatif mengandung lemak dan kolesterol yang sangat tinggi dibandingkan dengan bagian potongan ayam lainnya. Cholesterol yang terlalu tinggi dalam darah tidak baik untuk kesehatan karena dapat memicu penyakit kardiovaskular dan stroke”. http://adimukti.blog.friendster.com/2009/02/

Intinya, gak usah takut makan brutu..kenyataannya brutu tuh wuenak buangeud!! yang penting bagian lemak jenuhnya jangan dimakan..okey? selamat mencoba makan brutu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s